Arsenal, Mendapat Angin Segar untuk Pemulihan Finansial Klub (Foto: ist)
LONDON – Menurunnya prestasi Arsenal tidak lepas dari keadaan finansial klub yang tidak sehat. Hal ini pula yang mendasari pihak manajemen The Gunners memilih untuk menjual para pemain bintangnya guna menyeimbangkan neraca finansial klub.
Namun, ironi tersebut sepertinya akan menemukan titik terang. Seperti dilansir The Sun, Senin (4/3/2013). Arsenal akan segera mendapatkan sokongan dana segar sebesar 1,5 miliar pound dari sebuah perusahaan konsorsium asal Qatar dan Uni Emirat Arab.
Dana sebesar itu akan mampu menggeser Stan Kroenke sebagai pemegang saham terbesar dan melepaskan Arsenal dari lilitan hutang sehingga mereka dapat bersaing dengan klub kaya lainnya seperti Manchester City yang kini dimiliki oleh pengusaha kaya raya asal UEA, Syeikh Mansour.
Pihak investor ini berpendapat bahwa Arsenal tak layak berada di bawah bayang-bayang duo Manchester; Manchester United dan Manchester City, baik dalam hal prestasi maupun kesehatan finansial.
Oleh karena itu mereka mengincar kekuasaan Kroenke yang disebut-sebut sebagai biang kegagalan Arsenal dengan kebijakan-kebijakannya yang membuat Arsene Wenger tak leluasa menerapkan kebijakan.
Rencana pengambil alihan kekuasaan ini sebenarnya sudah ada sejak empat bulan lalu dan diperkirakan akan ‘deal’ dalam beberapa pekan kedepan. Jika Kroenke setuju untuk menjual sahamnya, maka ia akan meraih profit sebesar sekitar 350 juta pound.
Bila rencana ini berhasil, maka utang Arsenal akan dihapuskan dan harga tiket pertandingan akan diturunkan. Ini jelas akan membuat popularitas Arsenal sebagai klub yang bersahabat kepada para penonton kembali naik setelah harga tiket mereka belakangan ini termasuk salah satu yang termahal di Eropa.
“Mereka adalah investor serius dengan jumlah dana yang serius. Mereka tidak main-main. Kroenke harus menyadari bahwa ini adalah waktu yang tepat baginya untuk keluar,” jelas seorang sumber.